Belajar mendadak menjelang ujian memang tidak efektif. Paling nggak sebulan sebelum ulangan adalah masa ideal buat mengulang pelajaran. Materi yang banyak bukan masalah. Ada sepuluh cara pintar supaya waktu belajar kita menjadi efektif.
Fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh menghafal 100% tentang semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar tentang materi pelajaran
Agar kita bisa memahami pelajaran, minimal membaca materi-materi yang penting dua kali dalam sehari, yaitu sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali untuk menjadi jaminan bekal yang tersimpan cukup lama diotak kita.
Tinggalkan catatan pelajaran yang berlebihan. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang berguna untuk waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.
Kadang, mau tidak mau kita harus menghafal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, agar mudah diingat otak saat kita memanggilnya.
Waktu belajar yang paling tepat adalah pada saat tubuh kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar tepat yang sama lohh.. Tapi biasanya, Pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsen trasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.
Banyak hal yang bisa membuat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa memutar lagu yang sesuai dengan keinginan kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan dikamar bisa diteras atau diperpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas kita terganggu oleh pihak lain.
Kalau sedang bosan belajar sendiri, bisa belajar bareng teman. Tidak usah banyak-banyak karena tidak efektif, maksimal lima orang. Buat pembagian materi untuk dipelajari masing-masing orang. Kemudian setiap orang secara bergilir menerangkan materi yang sudah dikuasainya itu ke seluruh anggota lainnya. Suasana belajar seperti ini biasanya seru dan dijamin tidak akan mengantuk.
Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita, Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksalah sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada dibuku, cobalah tanykan kepada guru anda.
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita selalu berpikir kedepan dan kritis.
Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk beristirahat. Kalau dikelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu kita belajar dirumah selalu uruti dengan istirahat. Kalau pikiran sudah blank atau sudah tidak bisa berpikir lagi, jangan memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.
Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memahami materi dalam pelajaran disekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham.

0 komentar:
Posting Komentar